Glee Cast .mp3
Found at bee mp3 search engine

3.23.2010

fiksi mini :)

lagi bener-bener tergila-gila memuja tulisan di fiksimini :)
i've tried to write dan berharap di RT sama mereka , tapi sepertinya gue belom cukup berbakat buat di RT -___-" *sorrow bgt deh
padahal klo dibandingin sama tulisan gue , sebenernya yg di RT sama mereka juga selevel loh ! (pede gila ya gue ? ckck)
ga tau ah . jadi ilang semangat nulis :( kesannya kok gue kurang berbakat di bidang imajinasi dan kata-kata ya -___-" ini gue coba mengingat semua tulisan yang gue coba kirim ke fiksimini :)

"waktunya pulang kerjaa !" "benarkah ? bahkan tempat kerjaku belum buka jam segini..."

denyut nadinya melambat, hidupnya perlahan menghilang. "ayah, mengapa tidak meninggal sebelum keperawananku habis ?!"

ibu berteriak. ayah balas berteriak. tiada menyadari wanita bergaun putih yang seranjang dengan ayah bukanlah manusia.

jeritannya menjadi, menyayat hati "TUHAN! mengapa Kau tiada saat kubutuhkan!" disebelahnya, Tuhan sedih lebih, tak terperi

ayahku wartawan ulung, kini terengah mencari berita hilangnya ibuku.

risau mengusik 5 menit sebelum UN. terbayang wajah ibunya tlah tak bernyawa, dan 7 orang adik yang merenggang nyawa

fenomena bangsa ini meruak : pernikahan adalah awal dari perceraian

ia berangkat pagi hari. memikirkan hal yang terlewati "ah, aku lupa mencumbu istri ketigaku..." tuturnya meraih kemudi

hatinya berorasi . bunuh cinta ! tak berguna ! sementara sang penguasa hati bungkam dan menitik airmata, mengumpat

"aku tak mampu menyakiti mahluk hidup..." tuturnya seraya menendang bokong si anjing

masih menanti . tiga , empat , lima jam lagi . tak mau tahu sang kekasih ditabrak lari mantan lelaki

surga ditelapak kaki ibu . kucoba mencium , namun surga ternyata mendepak diriku

jangan pergi ke balik awan, khawatir hatiku terbawa denganmu. tak terpikirkah kamu untuk pergi bersama denganku ?

gelisah si gadis di pelaminan, melirik sang bunda. "ia tak kan sempat mnyentuhmu," batin sang ibu. "racunnya bekerja 30menit lg"

hatinya menjerit sakit, melirik kekasih malamnya tengah tergelak dengan wanita sepanjang hidupnya

aku menenggak rindu . ia bukan lagi pujangga yang kunanti di pagi hari.

ga berbakat ya gue ? haa -___-" yaudah lah . mending dinikmati sendiri aja :) hem , mending nyoba nulis lagi atau ngga ya ?

lavvyaderr
:D

No comments:

Post a Comment